PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA MAFIA TANAH DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI BALI

Authors

  • I Nyoman Suardiana Universitas Mahendradatta
  • A.A. Gde Putra Arjawa Universitas Mahendradatta
  • I Nyoman Suandika Universitas Mahendradatta

DOI:

https://doi.org/10.59003/nhj.v3i6.1005

Keywords:

Land Mafia, Corruption

Abstract

The purpose of this study is to determine the criminal responsibility of the land mafia in corruption crimes and to know how to prevent land mafia crimes in corruption crimes. The method used in the preparation of this research is a juridical-normative approach, namely a study that focuses or examines the application of legal norms or rules in positive law. In addition, juridical-normative research focuses on library materials and regulations used as basic materials for preparation. The result of this study is that land mafia cases can be included in corruption crimes because some unscrupulous state officials or government employees take actions that utilize their authority to falsify state documents in the form of land certificates. This is able to make the land mafia can easily conduct land transactions. The methods used by the land mafia include; a. Falsification of documents (for rights); b. Legalization in court; c. Legitimate or unjust (wild) occupation; d. Incident engineering; e. Collusion with unscrupulous officials to obtain legality; f. Crimes with corporations such as embezzlement and fraud; g. Changes in land rights and loss of land warrants. There are five reasons for the existence of the land mafia, including; a.  Lack of supervision; b. Lack of law enforcement; c. Lack of transparency; d. Land is a profitable investment; e. Have high economic value Land that is the need of the community. The practice of land mafia in the criminal act of corruption can be prevented if the landowner does not leave his land in a state of not having a land deed and land certificate. The community can go through BPN to take care of their land deed which then goes to a notary to make their land certificate. This is able to prevent the practice of land mafia against vacant land that has not been used.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abintoro Prakoso.2017. Sosiologi Hukum. Yogyakarta: LaksBang Pressindo.

Adami Chazawi, 2005, Hukum Pidana Materill dan Formil Korupsi di Indonesia, Malang :Bayumedia Publishing,

Aartje Tehupeiory, 2012. Pentingnya Pendaftaran Tanah Di Indonesia, Jakarta: Raih Asa Sukses

Amir Ilyas, 2012, Asas-asas Hukum Pidana. Yogyakarta : Rangkang Education & PuKAP Indonesia,

Ali Ahmad Chomazah, 2007. Sertifikat dan Permasalahanya dan Seri Hukum Pertanahan, Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Aloysius Mudjiyono, 2013, “Penyidikan Tindak Pidana Kasus Tanah Dan Bangunan”. Jakarta: Raja Grafindo Persada

A. Zainal Abidin Farid, 2007, Hukum Pidana I. Jakarta : Sinar Grafika.

Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, 2022, naskah akademik rancangan undang-undang tentang perampasan aset terkait dengan tindak pidana, Jakarta,

Bambang Waluyo.2016. Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Strategi dan Optimalisasi).Jakarta Timur: Sinar Grafika

C.S.T.Kansil, 1986. “Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Indonesia”, Jakarta: Balai Pustaka,

E. Y. Kanter dan S. R. Sianturi, 2002, Asas-asas Hukum Pidana Di Indonesia dan Penerapannya. Jakarta: Storia Grafika,.

Eddy O.S Hiariej, 2016, Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.

Ermansjah Djaja, 2010, Memberantas Korupsi Bersama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Jakarta : Sinar Grafika.

Jawade Hafidz Arsyad, 2015, Korupsi dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara, Jakarta : Sinar Grafika,

Johnny Ibrahim, 2006, Teori dan Metodelogi Penelitian Hukum, Malang : Bayumedia Publishing

Jur. Andi Hamzah, 2005, Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional, Jakarta : PT Rajagrafindo Persada

Juniver Girsang, 2012, Abuse of Power: Penyalahgunaan Kekuasaan Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta: JG Publishing

Juni Sjafrien Jahja, 2012, Say No To Korupsi!, Jakarta: Visimedia

Komisi Pemberantasan Korupsi, 2009, Buku Panduan Kamu Buat Ngelawan Korupsi Pahami Dulu Baru Lawan, Jakarta : KPK

Leden Marpaung, 1991, Unsur-unsur Perbuatan yang Dapat Dihukum, Jakarta : Sinar Grafika,

Leden Marpaung, 2005, Asas-Teori-Praktik Hukum Pidana, Jakarta : Sinar Grafika.

Leden Marpaung, 2007, Tindak Pidana Korupsi: Pemberantasan dan Pencegahan, Jakarta : Djambatan,

Moeljatno, 2002, Asas-asas Hukum Pidana, Jakarta : Sinar Grafika,

muhammad zulham, 2021, pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana korupsi secara bersama- sama pada pekerjaan pembangunan pasar (studi kasus putusan nomor 8/pid.sus-tpk/2020/pt pal), fakultas hukum universitas hasanuddin

R. Abdussalam, 2006. “Prospek Hukum Pidana Indonesia Dalam Mewujudkan Rasa Keadilan Masyarakat”, Jakarta: Restu Agung.

Roscoe Pound. 2000 .“introduction to the phlisophy of law” dalam Romli Atmasasmita, Perbandingan Hukum Pidana. Bandung Cet.II: Mandar Maju

Roeslan Saleh, 1982 .“Pikiran-pikiran Tentang Pertanggungjawaban Pidana”, Jakarta :Ghalia Indonesia, ,

Shant Dellyana, 1988 .“Konsep Penegakan Hukum”, Yogyakarta :Liberty

Soedharyo Soimin, 1993. “Status Hak dan pembebasan Tanah”, Jakarta : Sinar Grafika.

Soedjono Dirjosisworo, 1983. “Pengantar Ilmu Hukum”, Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Suharsimi Arikunto, 2002, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Sudarto, 2007, Hukum dan Hukum Pidana, Bandung :PT Alumni.

Sudikno Mertokusumo, 1988. “Mengenal Hukum Suatu Pengantar”, Liberty, Yogyakarta.

S.R Sianturi, 1996 .“Asas-asas Hukum Pidana Indonesia dan Penerapanya”, Jakarta Cet IV: Alumni Ahaem-Peteheam

Sri Hajati,dkk.2018. Buku Ajar: Politik Hukum Pertanahan.Surabaya: Airlangga University Press

Urip Santoso, 2010. Pendaftaran Dan Peralihan Hak Atas Tanah, Jakarta: Kencana

Profil Penilaian Tanah dan Lembaga Penilai Tanah Berlisensi Pusat Hukum dan Humas BPN, 2011. Jakarta,

Warso Sasongko, 2017, Korupsi. Yogyakarta : Relasi Inti Media,

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, Pasal 3

Bambang Prayitno, 2021, pertanggungjawaban pidana mafia tanah dalam tindak pidana korupsi, Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, Volume 9, Nomor 2

Dini Ramadani Sinaga, 2022. Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pemakaian Tanah Tanpa Izin(Studi di Kabupaten Simalungun), skripsi, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,

dwiky septi julian fransiska. 2022 .perlindungan hukum terhadap hak milik atas tanah dalam sertifikat ganda (overlapping) akibat ulah mafia tanah di kecamatan pagedangan. Skripsi, fakultas syariah dan hukum uin syarifhidayatullah jakarta

Fajaruddin, 2017 .“Pembatalan Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah Akibat Adanya Unsur Khilaf”, De Lega Lata, Vol.2, No.2

Fathur Rahman (dkk), 2018, Pola Jaringan Korupsi di Tingkat Pemerintahan Desa, Integritas Jurnal Antikorupsi, volume 4, nomor 1.

Hariman Satria, 2016, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Sumber Daya Alam, Mimbar Hukum, volume 28, nomor 2

Ita Novita, 2022, Kebijakan Hukum Kementerian ATR/BPN Terhadap Pencegahan Mafia Tanah dalam Basis Penerapan Sistem Pendaftaran Tanah, Tesis, Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung, Semarang,

Habibulla, “Teori Keadilan Menurut Aristoteles”, http: -//www.-habibullahurl.com/2015/01/teorikeadilan-menurut-aristoteles.html, diakses tanggal 19 Mei 2023

Musakhazim, “Utilitiarianisme”, Penjelasan, Singkat, https://--musakazhim.wordpress.com/2007/05/07/-utilitarianisme-penjelasansingkat, diakses tanggal 19 Mei 2023

"Oka Antara: Pemberantasan Mafia Tanah di Bali Tak Tanggung - Tanggung " selengkapnya https://atnews.id/portal/news/12597, diakses tanggal 15 juni 2023

Satgas Mafia Tanah Tangkap Mantan Kepala Desa di Bali yang Jual 5 Hektare Lahan Milik Orang Lain, https://voi.id/berita/84995/satgas-mafia-tanah-tangkap-mantan-kepala-desa-di-bali-yang-jual-5-hektare-lahan-milik-orang-lain, diakses tanggal 15 juni 2023

Sebut Ada Mafia Tanah di Bali, Ini Kata Made Somya Terkait Pernyataan Arteria Dahlan, https://diksimerdeka.com/2022/01/26/sebut-ada-mafia-tanah-di-bali-ini-kata-made-somya-terkait-pernyataan-arteria-dahlan/, diakses 15 juni 2023

Downloads

Published

2023-11-07

How to Cite

I Nyoman Suardiana, A.A. Gde Putra Arjawa, & I Nyoman Suandika. (2023). PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA MAFIA TANAH DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI BALI. Nusantara Hasana Journal, 3(6), 17–28. https://doi.org/10.59003/nhj.v3i6.1005